Log in / Sign up

Email:*
Password:* Lupa kata kunci?

Pendatang baru di situs ini? Situs kami akan membantu bisnis anda! Buat akun anda untuk mengunakan fitur penuh situs ini.

Register sebagai:

  • Log in / Sign up
  • Tambahkan listing +
Tag: 
rumah
tiongkok

Uang Muka Rumah Pertama di Tiongkok Turun jadi 20%

03 February 2016, 12:20
Shanghai – Bank sentral Tiongkok, People's Bank of China (PBoC), Selasa (2/2), mengumumkan akan menurunkan uang muka untuk beberapa kategori pembelian rumah sebesar lima poin persentase. Langkah ini ditempuh untuk menggerakkan pasar properti yang menjadi penyebab sekaligus terdampak oleh perlambatan pertumbuhan ekonomi.

Dalam pernyataan di lamannya, PBoC menyatakan bahwa uang muka minimum untuk pembeli rumah pertama akan turun dari 25% menjadi 20%.

“Langkah ini bertujuan untuk terus mendukung konsumsi perumahan yang wajar dan mendorong pembangunan pasar properti yang stabil serta sehat,” kata PBoC.

Kalangan analis berpendapat, perlambatan di pasar real estat telah menyeret perekonomian secara keseluruhan. Pasar properti di Tiongkok adalah sumber pendapatan utama pemerintah-pemerintah daerah.

Perekonomian Tiongkok pada 2015 tumbuh 6,9% atau merupakan laju pertumbuhan terendah dalam 25 tahun.

“Kami lihat pertumbuhan PDB tetap cenderung turun karena penurunan stok di sektor properti berlanjut dan dampaknya terhadap kegiatan industrial serta pertambangan lebih besar dibandingkan sokongan dari tambahan kebijakan,” ujar Wang Tao, kepala riset ekonomi Tiongkok dari UBS, dalam laporannya pekan lalu.

Pemangkasan uang muka pembelian rumah itu tidak berlaku di kota-kota yang sudah memberlakukan pembatasan pembelian. Antara lain Shanghai dan Beijing.

PBoC menambahkan, uang muka minimum untuk pembelian rumah kedua ditetapkan 30% atau turun dari sebelumnya 40%.

Harga rumah baru di Tiongkok naik pada Januari 2016 atau sudah enam bulan berturut-turut menunjukkan kenaikan.

Kabar itu positif bagi sektor properti, menyusul serangkaian stimulus yang dikeluarkan oleh pemerintah untuk mendorong pengucuran kredit. Rata-rata harga rumah baru di 100 kota besar Tiongkok naik 0,42%, pada Januari 2016 dibandingkan bulan sebelumnya, yakni menjadi 11.026 yuan (US$ 1.675) per meter persegi. Tapi, kenaikannya turun dibandingkan kenaikan 0,74% pada Desember 2015.

Sebelumnya, kenaikan jumlah stok rumah baru menghambat upaya-upaya pemerintah untuk merangsang investasi, yang saat ini turun ke level terendah dalam lima tahun lebih. Politbiro Partai Komunis Tiongkok pada Desember 2015 berjanji mengurangi jumlah inventori rumah baru.

“Kami yakin pelonggaran kebijakan kredit pemilikan rumah ini akan cukup membantu peningkatan proses penurunan stok di kota-kota level bawah,” ujar Zhou Hao, analis Commerzbank di Singapura, seperti dikutip Bloomberg News.

Iwan Subarkah/PYA

AFP/Investor Daily



Sumber: