Log in / Sign up

Email:*
Password:* Lupa kata kunci?

Pendatang baru di situs ini? Situs kami akan membantu bisnis anda! Buat akun anda untuk mengunakan fitur penuh situs ini.

Register sebagai:

  • Log in / Sign up
  • Tambahkan listing +

Tips agar tidak tertipu oleh developer ketika membeli rumah

10 March 2016, 10:00

Businessman real state handshake partners

Infoproperti.com – Memiliki rumah merupakan kebutuhan yang harus dipenuhi oleh semua orang. Jika dulu membeli rumah merupakan suatu hal yang sulit diwujudkan, sekarang semua itu telah berubah seiring berjalannya waktu. Terlebih saat ini telah tersedia kredit perumahan dari pihak perbankan. Tidak hanya itu saat ini pemerintah pun juga telah membangun rumah yang ditujukan untuk masyarakat perpenghasilan rendah. Tentu ini akan sangat menguntungkan bagi masyarakat.

Nah, biasanya saat ingin membeli rumah, masyarakat lebih memilih dari pengembang atau developer. Tidak hanya lebih praktis dan mudah, membeli dari pengembang kita tidak perlu lagi bingung masalah perizinan rumah dan bangunan yang akan dibeli, karena semua itu sudah menjadi tugas pengembang. Namun tidak jarang, keadaan seperti ini dimanfaatkan oleh para pengembang untuk berbuat curang. Agar tidak tertipu oleh developer, yuk simak beberapa tips dibawah ini.

Reputasi

Agar terhindar dari penipuan oleh pengembang atau developer nakal, lebih baik untuk memilih pengembang yang sudah go publik atau sudah lama berkecimpung dalam dunia property. Pengembang atau developer yang sudah berjalan lama, tentu rekam jejaknya sudah pasti bagus.

Booking fee

Jika pada saat Anda membeli rumah Anda harus membayar uang muka terlebih dahulu sebelum bangunan rumah jadi. Nah, jika terjadi hal demikian tidak ada salahnya Anda untuk menolak. Perlu Anda tau saat ini Bank Indonesia telah memperbarui kebijakan LTV dimana para konsumen tidak boleh mengajukan KPR sebelum bangunan rumah jadi sepenuhnya. Mengapa begitu, ini untuk menghindari kerugian baik untuk konsumen atau pun para pengembang. Apabila pengembang menawarkan rumah namun keadaan rumah tersebut belum jadi, itu sama saja telah melakukan penipuan dimana pengembang menjual rumah yang belum ada wujudnya.

Kondisi rumah

Untuk memudahkan properti cepat terjual, biasanya pengembang membagikan brosur kepada masyarakat. Ketika Anda melihat brosur mengenai penjualan rumah, pastikan Anda tidak langsung saja percaya dengan iklan atau brosur tersebut. Bisa saja gambar yang ada di brosur atau iklan berbeda dengan keadaan rumah sebenarnya. Untuk itu, tidak ada salahnya untuk mensurvey rumah yang Anda beli. Perhatikan secara seksama bagaimana keadaan rumah, mulai dari dinding, lantai maupun daerah sekitar perumahan. Jangan sampai Anda menjadi korban pengembang yang berlaku curang.


Sumber: Info Properti