Log in / Sign up

Email:*
Password:* Lupa kata kunci?

Pendatang baru di situs ini? Situs kami akan membantu bisnis anda! Buat akun anda untuk mengunakan fitur penuh situs ini.

Register sebagai:

  • Log in / Sign up
  • Tambahkan listing +

Sejak 1976, Bank BTN Sudah Salurkan KPR Rp 170 Triliun

16 February 2016, 02:25
PERBANKAN-Sejak tahun 1976 hingga 2015 lalu, Bank BTN telah menyalurkan KPR mencapai Rp 170 triliun. Jumlah ini sudah dimanfaatkan oleh hampir 4 juta masyarakat di Indonesia. Sementara khusus untuk program FLPP, sejak program ini dijalankan tahun 2010 sd 2015 telah direalisasikan rumah mencapai 442.691 unit dengan total kredit mencapai lebih dari Rp.34 Triliun. Khusus FLPP tahun 2015 terealisasi 125.337 unit dengan jumlah kredit hamper mencapai Rp.13 Triliun.

Demikian disampaikan oleh Direktur Utama Bank BTN Maryono, usai pembukaan Indonesia Property Expo 2016, di Jakarta Sabtu 13 Februari 2016 kemarin. Menurutnya, Jakarta Property Expo 2016 diharapkan dapat memberikan kontribusi kredit baru Bank BTN sekitar Rp.1,5 Triliun selama pameran berlangsung. Inilah moment yang tepat untuk menjual produk rumah kepada masyarakat sekaligus membelinya baik secara tunai ataupun KPR.

”Bank BTN per 30 September 2015 masih menjadi pemimpin pasar pembiayaan perumahan di Indonesia dengan penguasaan pangsa pasar total KPR sebesar 30,6%. Sementara untuk segmen KPR subsidi, peran Bank BTN sangat dominan dengan menguasai pangsa pasar 98% dari total penyaluran FLPP tahun 2011, 2012, 2013 dan 2014,” ujar Maryono.

Bank BTN tetap konsisten terhadap core business-nya dalam bidang pembiayaan perumahan. Kinerja Perseroan tahun 2015 masih menunjukkan konsistensi Bank BTN pada bisnis utamanya tersebut. Ini dapat dilihat dari porsi pembiayaan pada kredit perumahan masih mendominasi dengan komposisi 89,90% atau sebesar Rp.124,927 Triliun dari total kredit yang disalurkan Perseroan selama tahun 2015 sebesar Rp.138,956 Triliun. Sementara sisanya yang sebesar 10,10% atau sebesar Rp.14,029 Triliun disalurkan untuk pembiayaan kredit non perumahan.

”Indonesia Property Expo juga menjadi harapan dalam memenuhi program sejuta rumah. Pertumbuhan kredit BTN selama ini cukup agresif dan melampaui rata-rata industri. Tercatat sekitar 1.500.000 merupakan pangsa pasar untuk yang siap untuk didukung pembiayaannya pada tahun ini. Kami optimis pertumbuhan kredit akan tetap dapat dipertahankan dan diupayakan meningkat lebih baik dari 2015,” tegas Maryono.



Sumber: