Log in / Sign up

Email:*
Password:* Lupa kata kunci?

Pendatang baru di situs ini? Situs kami akan membantu bisnis anda! Buat akun anda untuk mengunakan fitur penuh situs ini.

Register sebagai:

  • Log in / Sign up
  • Tambahkan listing +
Tag: 
properti
rumah
design
Arsitektur

Tips rumah : Kenali perbedaan dua gaya ‘jadul’ ini dalam rumah anda

24 May 2016, 13:41
Infoproperti.com - Jika anda memilih di antara Gaya vintage atau retro, mana yang Anda pilih? Keduanya sama-sama memiliki karakter old fashioned dan keduanya sama-sama memiliki karakter klasik. Namun, seiring berkembangnya zaman keduanya tetap populer di dunia fashion hingga kini. Tidak hanya pada dunia fashion, kedua gaya ini juga sudah menjadi tren dalam dekorasi rumah dan ruangan rumah atau bangunan lainnya.


ruang-tamu-retro..-e1461120953213

Vintage dan retro cukup dikenal oleh kalangan masyarakat urban saat ini. Tapi, tidak sedikit masyarakat yang sulit membedakan antara kedua gaya tersebut pasalnya keduanya yang sama-sama terlihat bergaya 'jadul'.

 

 

Namun, bila diperhatikan secara detail ada perbedaan yang cukup mendasar antara kedua jenis tren fashion tersebut. Vintage merupakan fashion yang diadaptasi pada era 20-an sampai 60-an, sedangkan retro mengadaptasi gaya pada tahun 70-an hingga 90-an.

Vintage identik sebagai sesuatu yang bergaya tua atau sesuatu yang memberi kesan lampau. Gaya ‘jadul’ bisa juga dikategorikan sebagai antik, tergantung waktu dan karakteristik zaman dulunya.

Selain berdasarkan umur atau waktu, benda dapat dikatakan vintage jika memiliki karakteristik gaya yang kira-kira berasal dari tahun 1910-1990.  Langgam atau gaya yang ada pada periode tersebut contohnya seperti gaya art deco, art noveau, dan sebagainya.  Karakter dari furnitur vintage itu sendiri biasanya berkesan pudar dan usang dengan didominasi warna hijau serta menghadirkan nuansa dingin dan kuno.

Interior-Hangat-Bergaya-Vintage-Modern-5-696x1024

Interior-Hangat-Bergaya-Vintage-Modern-4-730x1024

Salah satu barang yang kerap mendapat label ‘vintage’ adalah furnitur. Biasanya, istilah itu untuk merujuk kepada furnitur dengan model dan tampilan yang sedikit usang, namun justru disitulah letak nilai estetiknya. Bahkan, karena bentuk dan tampilannya yang sudah kuno inilah yang mungkin menjadikan banyak orang menyukai vintage furnitur.

Berbeda dengan gaya retro, gaya desain yang pernah populer pada era tahun 1930 hinga 1970 ini memiliki ciri khas nya tersendiri yaitu dengan sifatnya yang aktratif. Dan tujuan dari desain ini biasanya untuk memberi sentuhan klasik dan seni . atau sengaja memunculkan memori berkaitan dengan gaya pada masa itu.

1-Desain Kamar Tidur Funky dan Retro

Walaupun gaya ini memiliki nuansa ‘jadul’ akan tetapi dalam gaya ini warna yang digunakan menggunakan komposisi warna cerah agar lebih terkesan berwarna.

Ada beberapa cara untuk menciptakan kesan retro dalam ruangan anda , diantaranya :

  • Perhatikan warna

Pada umumnya desain Retro banyak mengunakan warna yang cerah dan tajam. seperti,hijau laut ,merah ceri, coklat, kuning mentega dan orange. Kombinasi cat warna terang, penuh energi dan mencolok menjadi salah satu ciri pada desain Retro.

  • Gunakan pola formal dan simple

Pola dan bentuk pada desain retro ini lebih memakai pola kotak-kotak atau geometris. pola tersebut menambah kesan formal dan simpel pada ruangan. seperti bentuk segitiga atau garis tegak yang terkesan tegas dan berani.

  • Gunakan material yang tepat

konsep ini banyak menggukan bahan dari sintetis seperti plastik, fiberglass, vinil, melamin dan kayu lapis yang banyak di jumpai saat ini.bentuknya simpel tapi berwarna, meterial tersebut sangat mendukung adanya kesan Retro pada sebuah ruangan.

Agar tema ini lebih terasa Retro, anda bisa meletakkan berbagai ornamen khas, seperti pot dari tanah, tanaman kering, tempelan dinding, motif kotak pada hiasan meja, lantai motif catur, hingga chandelier klasik.

skema-warna-dekorasi-retro-710x473

Untuk komponen furniture yang digunakan dalam rumah anda tidak harus yang antik, namun anda bisa juga dari menggunakan furniture ramping yang memiliki pola wallpaper dan kain. Untuk memberikan kesan lebih klasik ada baiknya furniture yang digunakan ada sedikit lengkung. Anda juga bisa menambahkan furniture lain sesusai tema, misalkan dua buah single sofa bulat kecil dengan warna jingga tua, kursi fiber dengan desain berkaki logam berwarna kuning dan sebagainya. bahkan meja konsol  biru muda atau lampu gantung dengan kap motif retro yang kuat.