Log in / Sign up

Email:*
Password:* Lupa kata kunci?

Pendatang baru di situs ini? Situs kami akan membantu bisnis anda! Buat akun anda untuk mengunakan fitur penuh situs ini.

Register sebagai:

  • Log in / Sign up
  • Tambahkan listing +

Kuartal I, Sektor Properti Sumbang Investasi Terbesar di Kediri

09 June 2016, 10:15
Bisnis.com, KEDIRI - Bidang usaha properti menyumbang paling besar realisasi investasi kuartal I/2016 Kabupaten Kediri, yakni 30,2% terhadap total nilai penanaman modal.

Dari realisasi investasi fasilitas (tidak mencakup UMKM) senilai Rp94,8 miliar, sektor properti berkontribusi Rp28,6 miliar, berdasarkan data Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu Satu Pintu (BPMPPTSP) yang diperoleh Bisnis.

Kepala Bidang Pelayanan dan Pengendalian BPMPPTSP Devin Marsfian Subiyanto mengatakan pengembang mulai gencar mengincar Kabupaten Kediri tahun lalu, menyusul program satu juta rumah yang diluncurkan pemerintah April 2015.

Sepanjang 2015 hingga Maret 2016, sebanyak 30 perusahaan tercatat mengantongi izin prinsip investasi di bidang usaha konstruksi gedung tempat tinggal (perumahan) dengan rencana penanaman modal Rp254,6 miliar. Sebagian besar merupakan pengembang rumah tapak bersubsidi.

"Pengembang melihat Kabupaten Kediri punya lahan potensial yang luas dan harganya relatif murah," kata Devin, Rabu (8/6/2016).

Sayangnya, sebagian minat investasi itu terganjal pembebasan lahan a.l. karena tidak mendapat persetujuan dari warga. Sebagian calon investor tidak menyampaikan laporan kegiatan penanaman modal (LKPM) sehingga realisasi investasi tidak tercatat oleh BPMPPTSP. Instansi itu merekam hanya 15 perusahaan yang merealisasikan minat investasi.

Realisasi investasi tiga bulan pertama itu juga mendapat andil besar dari bidang usaha pertanian padi dengan modal yang ditancapkan Rp24,5 miliar dari rencana Rp160 miliar.

Minat usaha pembibitan dan budidaya ayam petelur dan pedaging pun sebenarnya cukup tinggi di Bumi Canda Bhirawa, terlihat dari rencana penanaman modal senilai Rp17,6 miliar. Sayangnya, realisasi investasinya hanya Rp8,1 miliar.

Bidang usaha ini selama ini ditopang oleh pertanian jagung yang cukup maju di Kabupaten Kediri. "Investor juga melihat potensi sektor pertanian di kabupaten ini cukup besar," tutur Devin.

Seluruh realisasi investasi kuartal I/2016 merupakan penanaman modal dalam negeri. Kinerja investasi dari tahun ke tahun tidak dapat diukur karena BPMPPTSP baru melakukan pemantauan izin prinsip mulai tahun ini.

Ditambah realisasi investasi nonfasilitas (UMKM) senilai Rp60,9 miliar, maka pencapaian penanaman modal Kabupaten Kediri selama Januari-Maret mencapai Rp155,7 miliar atau 33,8% dari target tahun ini Rp460,8 miliar.



Sumber: Berita Properti - Investasi & Daftar Apartemen Baru | Propertidata.com