Log in / Sign up

Email:*
Password:* Lupa kata kunci?

Pendatang baru di situs ini? Situs kami akan membantu bisnis anda! Buat akun anda untuk mengunakan fitur penuh situs ini.

Register sebagai:

  • Log in / Sign up
  • Tambahkan listing +

Era MEA, Pengembang Lokal Harus Siap Saing dengan Asing

06 February 2016, 12:40
Masuknya para investor serta pengembang Asing ke Indonesia disambut dengan baik oleh perkumpulan perusahaan properti yang tergabung dalam Real Estat Indonesia (REI). Itu artinya, pengembang lokal harus siap bersaing dan berkompetisi dengan asing. Demikian dilansir dari Beritasatu.

’’Sekarang ini kan kami sudah terbuka dan tergabung dalam Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) jadi kami harus bersiap dan bersaing lebih baik lagi. Agar produk properti yang diluncurkan itu diterima pasar,’’ ucap Sekjen REI Hari Raharta Sudrajat di Jakarta, belum lama ini.

Baca juga: REI Apresiasi Upaya Pemerintah Sempurnakan Kebijakan Properti

Hari berpendapat, masuknya pengembang asing di era MEA ini sudah tidak bisa dihindarkan lagi. Terlebih, mereka masuk ke Indonesia dengan menanamkan modal 100 persen. Saat ini banyak perusahaan dari Jepang, Singapura dan lainnya yang masuk ke Indonesia untung membangun bisnis properti.

REI pun berharap Pemerintah Pusat ikut memantau agar perusahaan atau pengembang asing yang masuk ke Indonesia memenuhi legalitas, harus bekerjasama atau berelaborasi dengan pengembang lokal.

’’Pemerintah juga dilibatkan, karena asing ini memiliki dana besar dan murah, apalagi Indonesia adalah pasar potensial bagi asing,’’ ujar Hari.

Baca juga: Asing Miliki Properti di Indonesia, Siapa yang Menuai Untung?

Seperti diberitakan sebelumnya, pada awal 2016, perusahaan dari Singapura mendirikan PT. Brewin Mesa Development untuk membangun proyek perdananya di kawasan Alam Sutera, Tangerang, dan Banten senilai Rp1,3 triliun.

Proyek tersebut terdiri atas dua menara apartemen dengan total 496 unit. Selain itu, Pollux properties juga sudah membangun proyek besar di kawasan Batam dengan nama Meisterstadt. (Ing)



Sumber: