Log in / Sign up

Email:*
Password:* Lupa kata kunci?

Pendatang baru di situs ini? Situs kami akan membantu bisnis anda! Buat akun anda untuk mengunakan fitur penuh situs ini.

Register sebagai:

  • Log in / Sign up
  • Tambahkan listing +

Berikut Lima Besar Kawasan Terpadu di Asia

03 June 2016, 12:15
Bisnis.com, JAKARTA – Tren pembangunan kawasan terpadu terjadi akibat lonjakan populasi dalam sebuah wilayah. Tak hanya di Indonesia, beberapa negara lain juga tengah gencar melakukan pembangunan dengan paradigma baru tersebut.

Managing Director Lamudi Indonesia Mart Polman mengatakan satu dekade belakangan ini menjadi sejarah baru pembangunan kawasan terpadu yang begitu masif. Migrasi massal 2,5 miliar orang dari desa dan pinggir kota ke pusat kota membuka peluang yang sangat besar untuk bangunan terpadu.

“Kami baru saja melakukan riset kawasan terpadu terbaik di Asia. Kami mendapati fakta bahwa pembangunan-pembangunan tersebut menjadi sejarah baru pembangunan kota yang sebelumnya tidak pernah ada,” katanya dalam siaran pers, Rabu (1/6).

Mart mengatakan ada lima kawasan terpadu yang terbaik di Asia. Pertama, Millennium Village senilai US$15 miliar yang dikembangkan oleh PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR). Proyek tersebut dikembangkan di atas lahan seluas 70 hektare.

Di dalam Millennium Village terdapat berbagai proyek properti mulai dari area perkantoran, dua tower apartemen, pusat perbelanjaan, hingga museum. Proyek ini pun memiliki aksesbilitas yang baik karena berdekatan dengan Tol Jakarta-Merak untuk dapat memudahkan akses menuju ke pusat kota.

“Fase pertama pembangunan proyek ini adalah dibangunnya apartemen menara Hillcrest House dan Fairview House yang akan selesai dibangun pada pertengahan 2018. Kami melihat tingginya minat investor pada proyek ini terbukti dengan penjualan di Hillcrest House yang habis hanya dalam enam jam saja saat preview di tahun lalu,” ujar Mart.

Kedua, Songdo International Business District (IBD) senilai US$35 miliar. Songdo IBD merupakan proyek terpadu yang dibangun di atas lahan reklamasi seluas 600 hektare.

Terletak di sebelah barat daya Seoul, Korea Selatan sepanjang garis pantai Incheon sekitar 40 mil dan terhubung dengan Incheon International Airport melalui jembatan layang beton. Nantinya di Sungdo IBD ini akan dibangun sekolah, rumah sakit, apartemen, perkantoran dan fasilitas kebudayaan.

Mart mengatakan proyek pembangunan ambisius ini ditargetkan akan selesai dalam 10 tahun dan diperkirakan sudah selesai 50% saat ini.

“Proyek ini akan menjdi rekor dunia, bukan hanya karena nilainya tetapi juga karena program keberlanjutannya yang sangat baru, mencakup ratusan tempat pengisian listrik dan sistem pengumpulan sampah yang bisa menghilangkan kebutuhan akan truk sampah,” katanya.

Ketiga, Roppongi Hills senilai US$4 miliar atau pembangunan properti terbesar di Jepang. Inti dari proyek ini adalah54-story Mori tower, sebuah ide utama untuk membangun gedung di mana orang bisa hidup, bekerja dan bermain di dalam satu distrik, mengurangi waktu komuter yang panjang setiap harinya.

Pembangunan ini dilakukan di atas lahan seluas 27 hektare dan di dalamnya akan terdapat toko ritel, restoran, kantor, serta tempat tinggal.

Keempat, Clark Green City senilai US$59.3 milIar yang dibangun di atas lahan seluas 9,450 hektare. Proyek raksasa di Filipina ini akan membuat apapun menjadi terlihat lebih kecil dari sebelumnya. Ketika selesai, proyek ini akan menjadi area pertama yang terintegrasi secara teknologi dengan pemukiman, area komersial, agro-industri dan IT.

“Berada di wilayah atas Songdo City, dengan bangunan ramah lingkungan dan efisiensi penggunaan energi dengan pengaplikasian pembangkit listrik tenaga surya,” ujar Mart.

 Kelima, Colombo Port City senilai US$1,5 milIar. Port city yang sedang dibangun ini berada di antara Colombo South Port yang baru dan Fort Lighthouse di Sri Lanka. Total area proyek ini adalah seluas 450 hektare dan akan terdapat hotel, apartemen, area pusat perbelanjaan juga marina di dalamnya.

“Bahkan sebuah trek Formula One. Konsep ini dirancang oleh sang Presiden, Mahinda Rajapaksa, yang mendapat inspirasi ketika menginspeksi TPA yang dibangun untuk Colombo South Port.”

 



Sumber: Berita Properti - Investasi & Daftar Apartemen Baru | Propertidata.com